My Trip to Bali


    "Suatu hari setelah mengikuti pjj yang melelahkan dan mendepresikan, Dave diajak orangtuanya untuk pergi ke Bali. Terkejut dan senang, Dave menerima ajakan tersebut dengan harapan bisa membuatnya senang."



    Helo, sekarang saya ingin menceritakan ketika saya berlibur ke Bali. Pada tanggal 22 Juni 2022, kami berangkat ke Bali. Kami menggunakan kendaraan mobil sebab lebih seru dan lebih terasa "Journeynya", bisa memakan waktu 24 jam lebih dengan kendaraan mobil. Luar biasa lama bukan? meskipun kita sebenarnya bisa saja menggunakan sebuah pesawat yang lebih cepat , sekitar 1,5 jam kita bisa sampai ke Bali dengan pesawat (konsep keterjangkauan).  Kami berangkat dari rumah di Cimahi dan melalui jalan tol sampai dengan Jawa Timur. Sampai akhirnya kami sampai ke pelabuhan Ketapang di Banyuwangi yang berada di ujung Timur pulau Jawa (konsep lokasi) dan menyeberang ke Gilimanuk, dan sampai ke hotel untuk beristirahat pada hari ketiga perjalanan kami. Maka jika dihitung kita telah melakukan perjalanan yang berjarak lebih dari 800 km (konsep jarak) dan hanya menggunakan mobil  . Perjalanan yang seru dan melelahkan, bahkan duduk di dalam mobil yang cukup penuh dengan barang bawaan kami serta lumayan membuat pegal tulang belakang saya.

    



    Pada hari pertama, kami berjalan kaki ke pantai yang terdekat dari hotel kita yakni pantai Jerman tapi pantai Jerman terlalu panas bagi saya, karena saya terbiasa hidup di dataran tinggi yang dingin dan tubuh saya lebih terbiasa di suhu yang rendah (konsep morfologi)


    Setelah itu kami juga berjalan-jalan ke kota Denpasar (konsep pola: panjang) dan membeli pie Bali yang terkenal enak itu dan juga kaos Bali. Salah satu alasan saya pergi ke Bali adalah pai Balinya guys. Pai susunya sangat lezat dan tidak hanya itu, toko sepatu yang ada di Bali lebih lengkap koleksi sepatunya daripada toko di mall Bandung (konsep differensiasi). Saya juga membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang untuk saudara-saudara saya. Walaupun baru hari pertama tapi langsung membeli oleh-oleh karena kebetulan menemukan pakaian yang lucu dan cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Kaos Bali yang tak berlengan cocok untuk digunakan untuk bersantai dan digunakan sehari-hari, juga bisa dipakai segala usia.  (konsep nilai kegunaan)



    Berlibur ke Bali belum lengkap rasanya jika belum menyantap makanan khas Bali, seperti ayam betutu, bigul, ikan goreng, sop ikan bali. Ini semua rasanya enak sekali dan sangat khas dengan bumbu rempah-rempah khas Bali yang pedas. Harga makanannya pun relatif murah dan terjangkau. Selain makanan yang khas juga terdapat banyak pura di Bali,karena wilayah Bali merupakan merupakan wilayah dengan mayoritas masyarakatnya menganut agama Hindu (konsep aglomerasi), sehingga kita dapat melihat dan mengunjungi Pura tersebut sebagai objek wisata. Hampir semua pura di Bali boleh dikunjungi oleh wisatawan asalkan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh warga asli Bali atau oleh para pecalang Bali. Kita harus menghargai hal tersebut, tidak boleh seenaknya berkata-kata  atau bertindak.

    Perjalanan ke Bali ini merupakan yang ke-4 kalinya sejak saya kelas 6 SD. Saya merasakan ada perubahan yang sangat besar ketika datang ke Bali pada bulan Juni 2021. Saat itu kondisi Bali sangat sepi sekali, banyak sekali tempat atau toko yang tutup, sedih rasanya melihat pemandangan itu. Yang saya ingat ketika jalan-jalan di daerah Kuta dimana biasanya kita melihat banyak toko-toko pakaian pantai yang berjualan namun di tahun itu semuanya tutup. Saya sempat berpikir bagaimana mereka menafkahi hidupnya jika tokonya tutup sepanjang tahun pandemi? Kita semua tahu bahwa sumber pemasukan di Bali hampir semuanya berasal dari pariwisata, bisa dikatakan bahwa Bali sangat bergantung dengan adanya kunjungan para wisatawan apakah itu domestik maupun internasional. (Konsep interaksi dan interdependensi). Namun kunjungan saya di bulan Juni tahun 2022 kemarin ini sudah terasa lagi bedanya. Bali sudah mulai ramai lagi, sudah banyak wisatawan domestik dan luar negeri (biasa disebut banyak " bule" ) saya merasa senang dan lebih bersemangat kembali untuk bermain di pantai.



    Selain jalan- jalan di daerah Kuta, saya juga bermain ke pantai Sanur. Tak lupa jika ke Sanur wajib mengunjungi warung Mak Beng, yaitu tempat makan yang menjual menu ikan goreng dan sop ikan yang khas sekali rasanya dan sangat enak menurut saya. Pantai di Bali begitu banyak dan semuanya indah,menarik, pemandangannya selalu membuat kita rindu untuk datang lagi. Ada suatu daerah pantai yang di dominasi oleh orang asing atau orang bule, yaitu daerah Canggu. 

  


 Disana banyak sekali kita temui orang asing dari berbagai negara berkumpul di daerah pantai ini. Diantara semua wilayah di Bali yang paling banyak orang bule ada di Canggu dan di daerah Ubud. Dengan banyaknya orang mancanegara didaerah tersebut menjadikan wilayah tersebut lebih ramai, lebih produktif, dan lebih komersil serta tentu saja lebih banyak menarik minat orang lain untuk berkunjung. (Konsep antarruang)

    


    Selama kurang lebih sepuluh hari di Bali saya banyak menghabiskan waktu ke pantai-pantai yang sangat menarik. Pantai Padang-padang yang unik dengan jalan masuknya melalui goa. Pantai Batu Bolong dimana ada batu karang besar sekali ditepian pantainya. Pantai Melasti yang sedang banyak dibicarakan orang,pantainya indah, bersih, teratur dan sangat terawat. Pantai Geger yang keren dan mewah pemandangannya. Sungguh mempesona sekali alam Indonesia ini khususnya Bali. Sampai berjumpa kembali dalam waktu liburan nanti, semoga ! 


ARTIKEL: 

PENGARUH PACARAN PADA REMAJA


Prinsip yang terkandung pada artikel tersebut adalah prinsip interelasi sebab pacaran merupakan kegiatan yang dilakukan antar remaja manusia dimana kedua remaja tertarik dengan sesama. Dijelaskan juga dampak pada sesama remaja dari melakukan hubungan pacaran tersebut.

Artikel ini juga mengandung tentang prinsip penyebaran, sebab di dalam artikel dijelaskan bagaimana pengaruh pacaran akibat dari penyebaran budaya luar dan juga globlisasi dan juga karena adanya internet. 

Prinsip terakhir yang terkandung dalam artikel adalah prinsip deskripsi, sebab di dalam artikel dijelaskan dampak-dampak positif dan negatif dari pacaran secara rinci dengan fakta dan juga hasil penelitian yang valid. Dalam artikel juga dijelaskan secara rinci apa itu seorang remaja.



sumber: https://telkomschools.sch.id/pengaruh-pacaran-pada-remaja/





Comments

Popular Posts